PEMSEA-PNLG 2022: Menteri LHK Dorong Pertumbuhan Dan Kelestarian Lingkungan Ekonomi Biru

oleh -21 Dilihat
pembukaan PEMSEA PNLG Tahun 2022 di Tanggerang, Foto: Isw

Tanggerang, BeritaPublik.id _ Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya, tawarkan konsep, blue-economy, dalam Forum PEMSEA Network of Local Government (PNLG),” Kamis (27/10/2022)

Dikutif dari akun yutube kementrian KLH, Siti Nurbaya, mengatakan dalam sambutannya, selama ini, pertumbuhan ekonomi dan kelestarian lingkungan selalu dihadap-hadapkan. jika ada pertumbuhan ekonomi, disitu akan terjadi kerusakan lingkungan,sebaliknya, jika ingin ada kelestarian lingkungan, maka disitu tidak boleh terjadi pertumbuhan ekonomi, padahal, keduanya bisa berjalan beriringan.

’’Konsep blue-economy merupakan suatu konsep yang secara simultan mempromosikan pertumbuhan ekonomi dengan kelestarian lingkungan, inklusi sosial dan penguatan ekosistem kelautan,” ungkapnya

Lanjut Siti menuturkan, fondasi utama dari konsep itu merupakan ekonomi kelautan lestari, berketahanan dan inklusif, yang memerlukan laut bersih, sehat dan produktif, serta ketahanan kawasan pesisir dan ekosistem laut untuk keberlangsungan suplai barang dan jasa demi kesejahteraan suatu negara di masa depan.

’’Diharapkan melalui regulasi, insentif, pembangunan institusi, partisipasi pemangku kepentingan, riset dan pengembangan kemampuan, serta mekanisme pembiayaan pada sektor-sektor lingkungan, merupakan suatu kondisi yang dapat memungkinkan didukungnya investasi lebih lanjut,’’ harapnya

Siti menambahkan, Pemerintah daerah memiliki peran khusus dan penting dalam pengelolaan lingkungan, terutama kawasan pesisir dan laut mengingat konsekuensi atau dampak dari kegiatan industri di kawasan merupakan wewenang di bawah Pemerintah lokal.

Sementara itu, Bupati Tangerang selaku tuan rumah pelaksanaan Forum PNLG, Ahmed Zaki Iskandar, mengatakan, Forum PNLG dapat membagikan pengalaman dan pengetahuan dalam hal tata kelola kawasan pesisir, terutama dalam hal pengelolaan kawasan pesisir yang terintegrasi, sebagaimana tema yang diangkat.

’’Kita berharap akan ada pertukaran pengetahuan yang konstruktif, yang kemudian akan berdampak dengan adanya kolaborasi-kolaborasi dalam implementasi program-program pembangunan kawasan pesisir,’’ pungkas ahmed zaki

Untuk di ketahui acara itu dihadiri 300 orang, dari 9 negara delegasi asia timur dan asia tenggara. yakni Malaysia, Thailand, Timor Leste, Filipina, Republik Rakyat Chaina, Kamboja, Jepang, Korea Selatan, dan Indonesia selaku tuan rumah dan kegiatan itu dijadwalkan akan berlangsung selama 2 hari.

Reporter: Tim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.